Salah satu pasar tradisional yang terkenal di kawasan Solo Raya adalah Pasar Gawok yang terletak di kawasan Gatak, Sukoharjo. Pasar ini seperti pasar tradisional lainnya yang hidup di Jawa, hingga saat ini masih menggunakan perhitungan kalender Jawa untuk menentukan hari pasar. Saat hari jatuh pada Pon dan Legi adalah hari bagi pasar ini untuk menggeliat.
Geliat pasar tradisional seperti Pasar Pon tidak berbeda dengan pasar pada umumnya, yaitu bertujuan memenuhi kebutuhan masyarakat yang hidup di wilayah itu. Sedikit perbeda yang ada saat jatuh pada hari Pon atau Legi adalah mereka yang datang mencari kebutuhan di pasar ini tidak hanya berasal dari wilayah Gatak atau Gawok saja. Para pembeli yang datang ke tempat ini ada juga yang tinggal jauh dari lokasi pasar seperti dari wilayah Klaten atau Boyolali.
Tawaran yang mereka terima hingga mau datang jauh-jauh ke pasar tradisional ini adalah ketersediaan barang atau jasa yang hanya ada di sana dan saat itu saja. Saat tiba hari pasaran, Pasar Gawok memang akan sangat riuh oleh pembeli. Luasnya area yang tersedia menjadi lebih nyaman karena area pedagang dikotak-kotakan secara teratur menurut barang dagangan mereka.
Saat anda memasuki pasar dari pintu depan anda dapat menemui para penjual jajanan dan perabot rumah tangga seperti gerabah atau tikar anyaman. Jajanan tradisional seperti gethuk, jenang, jadah, dengan mudah dapat ditemui di sini, sementara perabot tradisional seperti anglo (tungku tanah liat) hingga buyuk juga dijual di pasar ini. Setelah itu anda akan memasuki area sayuran dan tanaman hingga benih dan biji tumbuhan. Kemudian anda juga dapat menemukan “kantin” dari pasar tradisional ini yang kebanyakan menjajakan soto atau sate kambing muda.
Masih di area yang sama berdekatan dengan warung-warung ini puluhan pandai besi terlihat sibuk dengan pekerjaan mereka. Dan di area paling belakang anda dapat menemukan para pedagang binatang ternak seperti kambing, bebek, ayam, dan lain-lain. Selain semua aktifitas pedagang dan pembeli tadi anda dapat juga menyaksikan kegiatan lain yang saat ini jarang kita lihat seperti sabung ayam atau pembuatan cangkul atau sabit. Dua kegiatan ini biasa jadi daya tarik magis saat ada wisatawan berkunjung ke pasar ini.
Sabung ayam di sini bukanlah sabung ayam untuk berjudi. Para lelaki segala usia berkumpul di sini dengan membawa ayam jago mereka untuk diadu dengan ayam lain. Kegiatan ini selain sudah menjadi tradisi juga bermanfaat bagi mereka untuk mempromosikan ayam jago mereka agar menarik minat pembeli. Sabung ayam di Pasar Gawok dapat anda temukan di area paling belakang pasar bersama dengan area binatang ternak.
Geliat Pasar Gawok yang hidup dalam perkampungan Gatak, Gawok, Sukoharjo, tidak hanya menawarkan tradisi masyarakat Jawa dalam bersosialisasi dan berekonomi saja. Perjalanan menyusuri persawahan dan memasuki wilayah perkampungan warga sebelum sampai di pasar tradisional ini juga dapat menjadi pengalaman tersendiri bagi wisatawan. Jangan kaget jika pasar tradisional yang tersembunyi dalam perkampungan ini sudah cukup dikenal oleh pecinta traveling. Karena pasar tradisional Gawok sering masuk dalam agenda kunjungan baik oleh komunitas fotografi dari berbagai daerah atau wisatawan. Selamat berwisata!
Gawok is a village in sub-district of Gatak, Sukoharjo, Central Java. Like other villages in this region, Gawok is surrounded by rice fields. But like no other villages in its region, Gawok has a famous traditional market that “alive” whenever the Legi and Pon days come.
The Gawok Market is one of the existing Javanese traditional markets in Surakarta. The traditional market phrase refers to a market place where people are trading necessities like clothes, groceries, household appliances, livestock, agricultural needs, or services and many other needs. Bargaining systems are allowed here, that’s what makes this market so special.
More information about traditional market in Java especially in Central Java is that the market day for each market has already been determined. This system has already worked since hundred years ago where market day was determined using Javanese calendar system.
In common we have seven days a week that start from Monday to Sunday but in Javanese Calendar we only have five days a week. The days named as Legi, Pahing, Pon, Wage, and Kliwon (these days will always be listed in any calendar in Indonesia especially in Central Java, that’s why you don’t need to worry about it).
That’s the system and the market day for Gawok Traditional Market is at Legi and Pon days.
You’ll find it different from any days; whenever Legi and Pon days are coming this market turns into a busy and noisy market where people from all offer the surrounded regions come by to buy their necessities.
Gawok Market was built in a large area hidden inside the rural area of Gawok. Commodities are placed separately according to its types.
From the front side we could find people selling household appliances and clothes. Here you could find any traditional household appliances which are made from clay, floor mats, rattan farmer hats, brooms, and many more.
After passing the front side you could find the traditional food block. Many Javanese traditional foods are sold in this place like Gethuk (pounded sweet potato), Jadah (cooked sticky rice), etc. In this block you could also find people sell tobacco, cloves, and betel leafs.
Go deeper to the market we will find the agricultural block where people sell plants and flowers and mostly sell seeds. A side to this block you could see lined huts where traditional blacksmiths make sickles, hoes, mattocks, or hooks.
Right in the middle of the blacksmiths area you will find the dining area, the canteen of the market. Goat satay stall is the favorite stall in this market even though many other dishes sold here.
The last area is the livestock block. Chickens, ducks, gooses, birds, goats, cows, rabbits, and many other livestock can be found in this block. The most and the special animal in this area is rooster. Many male people gather in this block. They all carry out their rooster at this block to find the match rival and bring them to a rooster fight. It’s not a betting rooster fight but only an ordinary fight to raise the price of their cock.
There are more and a lot of interesting experience you could find when comes by to the Gawok Traditional Market at Legi and Pon days. Beside the interesting experiences waiting for you inside the market, the trip to reach Gawok Market from Solo will also give you a great experience. It only takes about 25 minutes to get there using motor cycle or car.






Leave a Reply