20 Mei 2012 adalah peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang dipilih oleh Sabar Gorky sebagai hari pertama pembukaan pameran foto dan pemutaran film dokumenter tentang perjuangan dan kesuksesannya menakhlukkan dua dari tujuh puncak tertinggi di dunia, Elbrus dan Kilimanjaro. Pameran foto Sabar Gorky sendiri akan di gelar selama dua hari yaitu pada 20 – 21 Mei 2012 di dalam Galeri Seni Taman Budaya Jawa Tengah.
Pameran foto Sabar Gorky yang dibuka secara sederhana semalam tidak dihadiri oleh puluhan tamu yang ramai memenuhi galeri seni, tetapi oleh orang-orang terdekat Sabar Gorky seperti keluarga besarnya, tetangga, pihak sponsor, juga rekan-rekan Sabar Gorky. Sebelum dibuka, Sabar Gorky, memberikan sedikit pidato mengenai pameran foto malam tadi. Sebagai orang Solo, dirinya diminta oleh beberapa rekannya untuk mengadakan pameran ini di kawasan Solo, karena sebenarnya pameran foto Sabar Gorky ini akan diadakan di Bandung sebelum beberapa barang yang dipamerkan akan ditarik ke Museum Indonesia untuk dijadikan koleksi di sana. Kesempatan untuk membuka pameran foto Sabar Gorky sendiri diberikan pada Ketua RW tempat dirinya tinggal. Setelah berpidato, kemudian secara bersama-sama memotong rangkaian melati tanda dibukanya pameran foto Sabar Gorky. Di dalam Galeri Seni sejumlah foto-foto dipajang di sisi barat, timur, dan selatan tembok galeri, sementara sisi utara digunakan sebagai layar pemutaran film dokumenter Sabar Gorky. Sementara, beberapa alat-alat pendukung Sabar Gorky dalam mencapai dua puncak Elbrus dan Kilimanjaro seperti tas gunung, jaket, sepatu, celana, atau tongkat penopang, dipamerkan di tengah ruang Galeri Seni.
Sebagai empunya acara pameran foto dan pemutaran film dokumenter, Sabar Gorky juga memandu para tamunya mengelilingi galeri dan menjelaskan tiap foto dokumentasi perjalanannya sesaat setelah pintu pameran foto Sabar Gorky dibuka. Setelah selesai mengelilingi ruang pameran, giliran Sabar Gorky meladeni permintaan foto bersama para tamu. Dengan senyum Sabar Gorky berfoto bergantian bersama para tamu pengunjung pameran foto Sabar Gorky. Di sela-sela sesi foto tersebut kami sempat menanyakan foto-foto mana saja yang paling berkesan bagi Sabar Gorky dalam pameran foto semalam. “Semua foto memiliki kesan tersendiri mas, tapi beberapa foto seperti saat demo memanjat gedung tertinggi di Jawa Tengah, berfoto dengan Pak Andi (Andi Malarangeng), serta membaca koran di Elbrus menjadi kenangan tersendiri buat saya,” ujarnya. Memang cukup aneh menyoal foto membaca koran di ketinggian 3900mdpl Elbrus. Menurut Sabar Gorky hal itu bagi beberapa orang mungkin akan dianggap kurang gawean, tapi tetap saja tidak akan ada banyak orang atau mungkin tidak akan terpikir oleh orang lain untuk melakukan aksi seperti itu di ketinggian gunung. Kalau soal foto dirinya berenang bersama Menpora Andi Malarangeng, dia menjelaskan bahwasanya dia salut dengan Pak Andi karena menurutnya Pak Andi adalah sosok yang peduli dengan orang-orang sepertinya yang menggemari olahraga extreme.
Sabar Gorky yang mengejutkan Indonesia bahkan dunia dengan prestasinya sebagai tunadaksa pertama yang berhasil menaklukkan puncak Elbrus dan Kilimanjaro tak akan berhenti melakukan aksinya. Dalam pembukaan pameran foto Sabar Gorky semalam, dia meminta doa dan restu dari para pengunjung untuk aksi lain yang akan dilakukannya ke depan yaitu mendaki puncak Jaya Wijaya, Papua, juga Aconcagua, Andes, Argentina. Sabar Gorky yang sudah dianggap sebagai super hero atas kegigihannya oleh beberapa rekanya itu ingin menginspirasi orang lain untuk tetap selalu semangat dan bangkit untuk melakukan impian mereka dengan aksi-aksi yang dilakukannya. Dan jika anda ingin mengenal lebih Sabar Gorky, datang saja langsung ke pameran foto Sabar Gorky malam ini di Galeri Seni Taman Budaya Jawa Tengah.






