Kota Solo atau Surakarta tidak akan lengkap tanpa seni pertunjukan tradisional seperti wayang orang atau ketoprak. Dibalik ramainya kelompok seni yang mengembangkan seni teater, Kota Solo tetap setia dengan kesenian daerah yang sudah menjadi tradisi dan jati diri selama bertahun-tahun lamanya.
Menemukan seni pertunjukan tradisional Jawa seperti wayang orang atau ketoprak di Kota Pertunjukan bukanlah hal susah untuk dilakukan. Kedua jenis pertunjukan ini sudah mendapatkan tempat tersendiri sehingga dengan mudah dapat kita temukan. Selain itu, kedua pertunjukan tradisional ini juga sudah dijadwalkan secara rutin digelar.
Untuk dapat menyaksikan wayang orang kita dapat saja langsung mendatangi Gedung Wayang Orang Sriwedari yang dibuka dari hari Selasa hingga Sabtu. Sementara untuk ketoprak dimana kita bisa menemukannya?
Taman Balekambang ternyata tidak hanya menyimpan kerindangan hutan kota atau keramaian Sendratari Ramayana yang rutin digelar tiap malam bulan purnama saja. Di kompleks hutan kota ini juga berdiri sebuah gedung pertunjukan yang difungsikan sebagai tempat berlangsungnya salah satu seni pertunjukan tradisional Jawa yaitu ketoprak.
Ketoprak yang tak lain adalah bentuk dari teater Jawa rutin digelar di Gedung Kesenian Balekambang atau Gedung Ketoprak Balekambang setiap malam Minggu. Gedung Kesenian Balekambang terletak di pojok selatan dari kompleks Taman Balekambang. Tepatnya berada di depan gapura Taman Balekambang.
Bangunan Gedung Kesenian Balekambang menjadi satu dengan kantor pengelolaan area Taman Balekambang. Gedung sarana pertunjukan ini dibangun dengan cukup besar dan komplit. Pintu masuk gedung pertunjukan berada di lantai dua sisi timur gedung (melalui tangga di depan kantor pengelola taman).
Tribun penonton dibuat menjorok atau miring ke arah barat (panggung). Bagian atas atau bagian pintu masuk berada pada posisi paling tinggi dan semakin ke depan ketinggian tribun penonton semakin berkurang. Tiga anak tangga atau jalan membelah tribun penonton. Masing-masing terdapat di tengah dan tiap pinggir tribun yang mengarah ke pintu keluar di bagian bawah kanan dan kiri.
Posisi paling strategis untuk menyaksikan pertunjukan di dalam Gedung Kesenian Balekambang adalah dari tempat duduk di tengah dari baris pertama hingga ketiga dari bawah. Gedung pertunjukan ini semakin nyaman dengan dilengkapi area parkir yang dekat dan toilet yang bersih.
Untuk memasuki kawasan Taman Balekambang pengunjung hanya diminta membayar tiket masuk sekaligus parkir sebesar Rp 2.000. Sementara untuk dapat menyaksikan pertunjukan ketoprak pengunjung diminta membayar tiket sebesar Rp 5.000 saja.
Pertunjukan ketoprak Gedung Kesenian Balekambang biasa digelar dari jam 19.30 hingga selesai. Yang harus anda ingat adalah hanya saat malam Minggu saja anda dapat menemukan pertunjukan teater tradisional Jawa ini. Atau jika saat digelarnya Festival Ketoprak Solo tiap mendekati HUT Kota Surakarta saja kita dapat menemukan pertunjukan ketoprak diluar hari Sabtu.
Demikian direktori panggung pertunjukan di Kota Solo kali ini. Selamat menikmati pertunjukan ketoprak!






