• Home
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Twitter
  • Facebook
  • RSS

CHIC:ID

Nikmati Siklus Hidupmu

  • Wisata
  • Tradisi dan Budaya
  • Agenda Acara Kota Solo
  • Seni dan Pertunjukan
  • Fotografi
  • Musik
Beranda - Seni dan Pertunjukan - Kesenian Sulawesi Selatan Hingga Nangroe Aceh Buka FSPTI 2012

Kesenian Sulawesi Selatan Hingga Nangroe Aceh Buka FSPTI 2012

November 25, 2012 by Andika Fatmawati Leave a Comment

Pergelaran Festival Seni Pertunjukan Tradisional Indonesia 2012 (FSPTI 2012) adalah upaya untuk menumbuh kembangkan minat masyarakat terhadap seni tradisi nasional melalui pertunjukan. Pergelaran festival ini menghadirkan 13 kelompok kesenian dari berbagai daerah untuk menampilkan kebolehan mereka membawakan kesenian dari daerah masing-masing. Kurang lebih 360 pegiat seni pertunjukan ikut meramaikan kegiatan ini, dan dari sinilah acara FSPTI 2012 juga mengajak para pelaku seni untuk semakin giat melestarikan dan mengembangkan kesenian daerah yang menjadi identitas budaya bangsa.

Pertunjukan 13 kelompok kesenian dari berbagai daerah merupakan acara inti dari kegiatan FSPTI yang dibuka semalam (24/11/2012) di Pendopo Agung, Taman Budaya Jawa Tengah. Kegiatan yang akan berlangsung hingga 27 November 2012 ini juga menghadirkan kegiatan-kegiatan pendamping seperti pameran seni rupa, sarasehan budaya, workshop, serta bazaar kuliner. Seluruh kegiatan festival baik inti serta sampingan dipusatkan di kompleks Taman Budaya Jawa Tengah dan dibuka untuk umum dari pagi hingga malam hari.

Dalam pembukaan festival semalam, tari penyambutan dari Istana Mangkunegaran yaitu Beksan Golek Montro dipilih panitia untuk membuka pergelaran. Tari yang dibawakan oleh sembilan orang penari perempuan ini menjadi sajian hangat pembuka bagi penonton yang memenuhi Pendopo Agung. Selain tarian lokal dari Solo, tiga kelompok lain yang tampil semalam berasal dari Aceh, Sulawesi Selatan, dan Jakarta.

Kelompok Lahere yang muncul sebagai kelompok kedua membawakan tarian yang pada jaman dahulu digunakan untuk mengusir bala dan penyakit di kawasan Sulawesi Selatan. Tari yang mereka bawakan adalah Tari Pakarena. Tarian ini hingga sekarang masih sering dibawakan di acara-acara kemasyarakatan seperti pernikahan. Tari Pakarena memiliki gerakan yang cukup pelan dengan ciri khas gerakan tangan yang lebih tinggi dari bahu penari dengan iringan musik berupa kendang dan terompet yang sangat kencang dan keras.

Penampil ketiga yaitu kelompok Lilok Aneuk Nangroe dari Aceh membawakan Tari Ratoh Duek. Sembilan orang gadis yang memasuki panggung dengan iringan musik kemudian berjejer rapi dengan duduk bersimpu. Tarian yang terkenal dengan gerakan ritmis ini semakin memacu penonton saat gerakan para penari semakin terpacu dengan iringan musik yang makin cepat. Tampak dua kali dua penari dalam kelompok ini melakukan kesalahan, namun hal itu justru membuat suasana semakin meriah dan penonton semakin semarak dengan memberikan tepuk tangan.

Sanggar Wrahatnala dari Jakarta adalah kelompok terakhir yang tampil menutup pertunjukan semalam. Kelompok ini tampil dengan membawakan lenong bocah berjudul “Jawara Tanah Abang” yang menceritakan kisah Nyai Dasimah. Melengkapi penampilan semalam, kelompok ini juga menampilkan Tari Jaipong sebagai pembuka penampilan semalam.

Kegiatan Pendamping FSPTI 2012

Selain pertunjukan yang dipusatkan di Pendopo Agung, beberapa kegiatan pendamping juga digelar dalam festival nasional ini. Bertempat di Galeri Seni Taman Budaya Jawa Tengah sebuah pameran kerajinan dibuka dari pagi hingga tutup jam 9 malam. Berbagai kerajinan dari daerah di Jawa Tengah ikut dipamerkan dalam ruangan ini. Dari Klaten ada kerajinan payung, gerabah, serta kerajinan tanduk dan penyu, dari Polokarto ada kerajinan topeng kayu, dari Boyolali ada kerajinan tembaga, dan masih ada juga keris, batik, atau kriya dan wayang kulit dapat ditemui di sini.

Tidak hanya pameran saja yang digelar untuk meramaikan kegiatan ini. Workshop seni rupa dan juga sarasehan budaya juga dijadwalkan setiap harinya selama festival ini berlangsung. Selain itu, di bagian luar gedung galeri dan juga pendopo para pengunjung juga dapat menikmati jajanan daerah seperti gudeg yang merupakan bagian dari bazaar. Tak hanya habis di situ saja, berbagai suguhan hiburan lain juga tampak disiapkan oleh panitia acara di dua titik berbeda. DUa buah panggung hiburan kecil dibuat di halaman gedung galeri dan juga di area bazaar.

Bagi anda yang tertarik untuk menghadiri kegiatan FSPTI di Taman Budaya Jawa Tengah, kegiatan acara dalam festival ini masih akan menghadirkan berbagai pertunjukan seni tradisional dari berbagai daerah di nusantara hingga 27 November 2012 nanti. Kelompok-kelompok seni dari Jawa Timur, DI Yogyakarta, Bali, Kalimantan Timur, hingga Papua dijadwalkan untuk tampil dalam kesempatan selanjutnya dan siap menghibur anda di Taman Budaya Jawa Tengah.

Filed Under: Seni dan Pertunjukan Tagged With: Galeri Seni Rupa Taman Budaya Jawa Tengah, Pendopo Agung Taman Budaya Jawa Tengah, Pertunjukan Tari Daerah

About Andika Fatmawati

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Produk Terbaik

New Arrival

Kategori

  • Agenda Kota Solo
  • Fashion
  • Film
  • Fotografi
  • Komunikasi
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Model Rumah
  • Musik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Seni dan Pertunjukan
  • Teknologi
  • Tradisi dan Budaya
  • Uncategorized
  • Wisata
  • Wisata Boyolali
  • Wisata Karanganyar
  • Wisata Klaten
  • Wisata Solo
  • Wisata Sragen
  • Wisata Sukoharjo
  • Wisata Wonogiri

Komunitas Chic:ID

Copyright © 2016 · Magazine Pro Theme on Genesis Framework · WordPress · Log in