Mari Berwisata! Mengunjungi Nenek Moyang Manusia di Museum Purbakala Sangiran

Tiba saatnya berlibur tiba saatnya kita meluangkan waktu untuk menyegarkan pikiran. Salah satu rekomendasi destinasi wisata kali ini adalah Museum Manusia Purba Sangiran. Museum Sangiran merupakan salah satu aset berharga wisata Jawa Tengah, Indonesia, bahkan dunia. Museum yang menempati lahan seluas 16.675 m² dan berada di atas situs purbakala seluas 48 km² ini secara resmi telah diakui sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO dan masuk dalam daftar situs warisan dunia seperti yang tertera dalam website resmi mereka.

Museum Manusia Purba Sangiran yang juga menjadi salah satu dari empat area utama tujuan wisata dalam program Visit Jawa Tengah 2013 ini berada dalam kawasan situs purbakala seluas 48 km² yang terbentang di kawasan kabupaten Sragen dan Karanganyar. Letak Museum Manusia Purbakala Sangiran berada di Desa Krikilan, Kecamatan Kalijambe. Wilayah ini berada kurang lebih 2 km dari jalan raya Solo-Purwodadi atau kurang lebih berjarak 15 km ke utara dari Kota Solo.

Sangiran merupakan situs penting di dunia karena dianggap sebagai situs kunci dari usaha untuk memahami evolusi manusia. Berawal dari penggalian yang dilakukan pada tahun 1931, peneliti G.H.R. von Koenigswald dan para asistennya menemukan fosil Meganthropus Palaeojavanicus di Sangiran dan total hingga sekarang, jumlah fosil yang ditemukan di Sangiran merupakan separuh dari total jumlah fosil manusia purba yang pernah ditemukan di bumi.

Alasan inilah kemudian yang menjadikan situs Sangiran masuk dalam salah satu situs warisan dunia. Karena selain temuan kunci fosil manusia purba, di lokasi ini peneliti juga menemukan begitu banyak artefak yang dihasilkan oleh manusia purba berupa senjata-senjata yang terbuat dari batu atau kayu. Selain menjelaskan perkembangan Homo Sapien dan artefak yang mereka hasilkan, situs purbakala Sangiran juga memberikan bukti jejak kehidupan binatang-binatang purba seperti yang terlihat dari temuan fosil gading gajah, cula badak, tanduk kerbau, tanduk banteng, tanduk rusa, rahang buaya, hingga fosil tumbuh-tumbuhan yang pernah hidup di kawasan ini.

Seluruh temuan-temuan ini dipamerkan dalam beberapa ruang pameran yang berbeda-beda sehingga mempermudah pengunjung memahami isi museum meski tanpa bantuan pemandu. Beberapa ruang pamer yang terdapat dalam museum ini adalah ruang pameran fosil temuan di Sangiran, ruang pameran evolusi, dan ruang pameran masa keemasan Homo Erectus. Selain ruang-ruang pameran tersebut pengunjung juga dapat menikmati sajian ruang pemutaran film di dalam museum ini.

Lalu kenapa Sangiran menjadi rekomendasi destinasi wisata? Selain jarak tempuh yang tidak jauh dari Kota Solo, berwisata ke museum ini juga tidak memakan biaya yang mahal. Tiket masuk museum hanya dipatok biaya sebesar Rp 5.000 per pengunjung. Selain melihat-lihat bukti-bukti peradaban manusia purba, lokasi Sangiran juga menawarkan pemandangan hijau lahan persawahan serta perbukitan.

Museum Manusia Purba Sangiran yang juga baru diresmikan pada 15 Desember 2011 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI ini adalah museum bertaraf internasional dengan konstruksi bangunan baru yang unik dan megah. Hal ini menjadi salah satu nilai positif yang bisa kita nikmati saat berkunjung ke museum yang memiliki bangunan dengan jalur akses pindah dari ruang pameran satu ke yang lainnya berputar seperti rumah keong. Selain fasilitas yang makin lengkap dan bangunan baru, konstruksi bangunan juga memudahkan pengunjung untuk dapat menikmati lingkungan sekitar yang nampak begitu hijau di saat musim penghujan tiba.

Bagi anda yang berniat mengunjungi Museum Purbakala Sangiran, museum dibuka setiap harinya dari jam 8 pagi hingga jam 5 sore. Satu catatan dari museum ini adalah tidak adanya pemandu yang terlihat saat memasuki area museum. Dari tiap lokasi atau ruangan di dalam museum hanya terdapat setidaknya seorang satpam yang berjaga. Mari berwisata!

Trackbacks

  1. […] Bahkan dalam situs resmi Pemerintahan Kabupaten Sragen, hanya ada tujuh objek wisata di Kabupaten Sragen yang dapat ditemui pengunjung. Meskipun begitu, dari ketujuh objek wisata Kabupaten Sragen itu terdapat satu tujuan wisata Sragen yang juga menjadi tujuan utama wisata Jawa Tengah yaitu Museum Purbakala Sangiran. […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *