• Home
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Twitter
  • Facebook
  • RSS

CHIC:ID

Nikmati Siklus Hidupmu

  • Wisata
  • Tradisi dan Budaya
  • Agenda Acara Kota Solo
  • Seni dan Pertunjukan
  • Fotografi
  • Musik
Beranda - Wisata - Wisata Karanganyar - Membayar Air Terjun Grojogan Sewu Dengan 1250 Anak Tangga

Membayar Air Terjun Grojogan Sewu Dengan 1250 Anak Tangga

March 10, 2014 by Wawan Surajah Leave a Comment

Wisata Air Terjun Grojogan Sewu Tawangmangu Karanganyar

Tawangmangu bisa jadi hal pertama yang terlintas ketika merencanakan wisata di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Begitu nama kecamatan di lereng Gunung Lawu itu disebut maka hal lain yang pertama terlintas pasti air terjun Grojogan Sewu. Air terjun yang menjadi primadona wisata Kabupaten Karanganyar.

Grojogan Sewu dalam Bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai seribu air terjun. Beberapa orang berpandangan pengandaian seperti itu sangat umum dalam budaya Jawa karena rasa takjub akan suatu obyek. Meskipun hanya 81 meter, bukan 1000, namun air terjun yang masuk dalam kawasan lahan milik Perum Perhutani itu menjadi salah satu air terjun tertinggi di Jawa Tengah.

Ketakjuban air terjun yang juga menjadi tujuan wisata utama di Kabupaten Karanganyar tidak hanya dilirik wisatawan lokal saja. Saat musim liburan tiba, kawasan wisata air terjun ini biasa dipadati ribuan wisatawan domestik yang datang dari berbagai kawasan di Pulau Jawa. Sementara pada bulan-bulan tertentu beberapa wisatawan asing juga turut meramaikan kawasan wisata yang berada di lereng Gunung Lawu itu.

Untuk menikmati pemandangan air terjun Grojogan Sewu bukan perkara mudah bagi sebagian orang. Tiket masuk seharga Rp 6 ribu bisa jadi bukan soal, tapi menuruni 625 anak tangga untuk mencapai air terjun Grojogan Sewu bisa jadi soal bagi sebagaian pengunjung. Totalnya, akan ada 1250 anak tangga.

Ratusan anak tangga dengan jalur yang lumayan berkelok menjadi yang pertama harus ditaklukan pengunjung. Setelah rampung dengan anak tangga, pengunjung wajib berhati-hati dengan kerumunan monyet liar yang biasa menunggu pengunjung di ujung bawah anak tangga. Cukup dengan memasukan makanan kecil atau botol minum ke dalam tas maka pengunjung akan aman dari gangguan monyet-monyet yang terbiasa diberi makan oleh pengunjung itu.

Deru dari gemuruh air yang jatuh menjadi pemacu untuk mempercepat langkah kaki menuju lokasi utama. Beberapa langkah dari ujung bawah anak tangga maka pengunjung dapat menangkap pemandangan menakjubkan dari kawasan primadona obyek wisata Karanganyar ini. Guratan putih aliran air yang jatuh dari tebing dengan ketinggian 81 meter tepat berada di tengah tebing datar yang seakan membentuk tembok raksasa.

Saat tengah hari, cahaya matahari yang menembus kabut yang dibentuk dari air yang jatuh dan terhembus angin memunculkan lekuk pelangi kecil di sudut tembok raksasa tadi. Berdiri di jembatan yang berada di depan air terjun menjadi lokasi sempurna untuk merasakan takjubnya Grojogan Sewu. Selain suara gemuruh air jatuh yang menghantam bebatuan, angin juga berembus kencang dari arah air terjun. Angin itu membawa pecahan air yang lembut dan terbawa angin. Meskipun berdiri pada jarak aman dan nyaman, dari jembatan itu pengunjung dapat merasakan sejuk dan segarnya air terjun Grojogan Sewu.

Kompleks obyek wisata Grojogran Sewu tidak hanya menyuguhkan air terjun sebagai suguhan utama. Bagi wisatawan yang gemar menjelajah kawasan wisata alam maka pilihan untuk berjalan-jalan mengelilingi kawasan hutan di dalam kompleks wisata air terjun dapat menjadi pilihan tepat. Jalan setapak mengelilingi kawasan itu sudah dibangun dengan rapi. Menyusuri jalan itu pengunjung dapat menikmati sisi lain dari Grojogan Sewu seperti menikmati aliran sungai, mengelilingi hutan, atau bersantai di bawah rindangnya pohon pinus.

Pilihan wahana bermain air juga tersedia di dalam kawasan itu. Beberapa kolam renang dibangun di dalamnya. Beberapa di antaranya dibangun untuk anak-anak dan lengkap dengan wahana permainan air seperti wahana seluncur. Di saat menjelang bulan Ramadhan kawasan ini biasa dibanjiri ribuan wisatawan. Mereka biasa datang merayakan ritual yang dikenal dengan nama Padusan.

Bagi penggemar kuliner maka di kawasan wisata ini sate kelinci menjadi sajian wajib yang tidak boleh dilewatkan. Penjaja sate kelinci tersebar di dalam kawasan ini. Berapa di antaranya memilih lokasi yang sangat cocok. Menyantap sate di tengah suasana hutan pinus yang sejuk. Menyatu bersama alam sambil mengobrol renyah dengan teman atau kerabat. Atau kita bisa menikmati dengan berdiam diri di tengah alam yang sebenarnya.

Lokasi:

Grojogan Sewu berada dalam kawasan wisata Kecamatan Tawangmangu di Kabupaten Karanganyar, tepatnya berada di lereng Gunung Lawu. Kawasan ini berada di sebelah timur Kota Solo dengan jarak kurang lebih 30 kilometer dan dapat ditempuh dalam 1 jam perjalanan menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan umum.

Jam buka:
Senin – Minggu: 8:00 pagi – 4:00 sore

Tiket:
Domestik: Rp 6.000
Mancanegara: Rp 18.000

Simak kawasan wisata lain di Karanganyar yang dapat dikunjungi!

Filed Under: Wisata Karanganyar Tagged With: wisata air, wisata karanganyar, wisata kota solo

About Wawan Surajah

Memulai dari berita yang kecil, yang bisa menggelitik ketertarikan orang.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Produk Terbaik

New Arrival

Kategori

  • Agenda Kota Solo
  • Fashion
  • Film
  • Fotografi
  • Komunikasi
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Model Rumah
  • Musik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Seni dan Pertunjukan
  • Teknologi
  • Tradisi dan Budaya
  • Uncategorized
  • Wisata
  • Wisata Boyolali
  • Wisata Karanganyar
  • Wisata Klaten
  • Wisata Solo
  • Wisata Sragen
  • Wisata Sukoharjo
  • Wisata Wonogiri

Komunitas Chic:ID

Copyright © 2016 · Magazine Pro Theme on Genesis Framework · WordPress · Log in

My location
Print  Close