Pamera seni rupa dengan gaya atau jenis baru digelar di Balai Soedjatmoko sejak kemarin malam, 4 Maret 2013. Pameran yang digelar oleh Kelompok Garis Jogja bekerja sama dengan Balai Soedjatmoko ini memadukan talenta seni rupa dengan sastra dari anggota kelompok yang terdiri dari mahasiswa Komunikasi Visual Diskom Drawing Foundation ISI Yogyakarta dan mahasiswa Sastra Prancis UGM.
Pameran bertajuk Lost in Destination ini menggambarkan kondisi dimana seseorang tersesat dan tidak tahu akan apa yang harus dilakukan di tempat itu. Meskipun bertajuk Lost in Destination alias tersesat namun kelompok ini tampak tidak bingung bahkan bisa dibilang berhasil dalam mewujudkan intention (maksud) mereka.
Dilansir dari metro.kompasiana.com, salah satu anggota Diskom Drawing Foundation, Sony Pratetyotomo, mengungkapkan bahwa anggota kelompok ini ingin keluar dari kebiasaan yang ada dengan meramu jenis baru sebuah karya untuk disajikan dalam sebuah pameran seni rupa.
Hasil usaha mereka tampak jelas dalam wujud karya berupa instalasi yang memadukan keahlian anggota kelompok dalam hal seni rupa, drawing dan instalasi, serta sastra. Merunut dari sudut timur ruang pamer Balai Soedjatmoko pengunjung akan mendapati kalimat-kalimat indah yang terbingkai dalam frame yang mirip seperti amplop tertempel di tembok ruang pameran. Setelah membaca kalimat-kalimat indah tadi pengunjung dapat membuka amplop tadi dan akan menemukan ilustrasinya dalam wujud drawing atau lukisan.
Kemudian melangkah ke utara pengunjung akan menemukan instalasi berupa payung-payung tergantung di tengah ruang pameran utama. Payung-payung yang mengambang ini juga menjadi media peserta pameran dalam menuangkan lukisan-lukisan mereka.
Selain karya-karya tadi pengunjung juga dapat menikmati karya tulis berupa cerpen dalam dua bahasa yaitu Prancis dan Indonesia yang tercetak dalam kertas putih lengkap dengan ilustrasi gambar hitam putih. Kertas-kertas panjang itu tergantung bersama kain furing hitam panjang yang dipajang mengelilingi seluruh sudut ruangan pameran.
Terakhir, pengunjung juga dapat menikmati karya-karya mirip seperti kartu pos dengan gambar dan kata-kata dari peserta pameran. Selain itu juga terdapat beberapa karya berupa puisi dalam botol serta beberapa karya lain yang dipajang di atas meja pamer.
Melihat dari karya-karya yang dipamerkan tampak bahwa tiap anggota kelompok sastra dipasangkan dengan anggota dari kelompok Komunikasi Visual. Perpaduan mereka tentu saja dimaksudkan untuk meramu jenis karya baru untuk disajikan dalam sebuah pameran. Dan melihat dari pameran Kelompok Garis dari Jogja ini, tampak bahwa mereka tidak lost (tersesat) dalam menyampaikan intention mereka.
Bagi anda yang tertarik untuk menyaksikan Pameran Seni Rupa Lost In Destination, pameran ini akan dibuka hingga besok hari Rabu, 6 Maret 2013.



Leave a Reply