• Home
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Twitter
  • Facebook
  • RSS

CHIC:ID

Nikmati Siklus Hidupmu

  • Wisata
  • Tradisi dan Budaya
  • Agenda Acara Kota Solo
  • Seni dan Pertunjukan
  • Fotografi
  • Musik
Beranda - Seni dan Pertunjukan - Simbol-Simbol Hubungan Manusia Dalam Pentas Teater Tesa

Simbol-Simbol Hubungan Manusia Dalam Pentas Teater Tesa

June 7, 2013 by Wawan Surajah Leave a Comment

Pentas Naskah Paragraf Dalam Hujan Teater Tesa

Sanggar Teater Tesa FSSR UNS kembali hangat dengan pementasan dua lakon karya Meong Purwanto oleh Teater Tesa selama dua malam, Kamis dan Jum’at (06-07/06/2013). Dua naskah itu adalah “Paragraf Dalam Hujan” dan “Mengeja Kabut” yang sama-sama mengangkat simbol-simbol hubungan manusia.

Basuki Monyos selaku sutradara dari dua lakon ini tampak memainkan dan menyisipkan imajinasi-imajinasi atas tafsir naskah ke dalam dua lakon yang masing-masing mengangkat simbol hubungan manusia itu. Baik itu dalam properti serta gerakan para pemeran di atas panggung.

Lakon “Paragraf Dalam Hujan” menjadi yang pertama dipentaskan. Lakon ini berkisah tentang dua sosok yaitu lelaki dan perempuan yang terbingkai dalam sebuah hubungan. Dalam hubungan mereka pula, penonton disuguhi bagaimana dalam sebuah jalinan terdapat cara yang tidak logis untuk membuat pasangan mereka tetap terikat. Termasuk dengan membuat salah satu darinya untuk selalu cemburu.

Pentas Naskah Mengeja Kabut Teater Tesa UNS

Lakon kedua dengan durasi lebih panjang adalah “Mengeja Kabut“. Naskah kedua karya Meong ini masih berkisah tentang tema yang tidak jauh berbeda yaitu tentang simbol-simbol hubungan manusia. Simbol-simbol itu dimainkan dalam bentuk kata hingga benda oleh Basuki sebagai sutradara.

Muncul pertama kali adalah ranjang dengan klambu berwarna merah dengan dua lakon didalamnya, lelaki dan perempuan. Dari hubungan kedua sosok itu penonton disuguhi sebuah ketidak-pahaman akan sosok satu dengan lainnya. Di satu sisi mereka bisa membaca hubungan mereka namun juga dibanyak sisi mereka sering saling cerca dan cecar.

Ketidak-pahaman antara dua sosok ini menyodorkan kisah hubungan manusia yang pada dasarnya sulit untuk dipahami. Disitulah kemudian dalam pentas ini muncul simbol-simbol dalam kisah Dayang Sumbi. Tidak hanya dengan gerakan menyerupai binatang oleh tokoh lelaki tetapi juga nama yang mereka sebutkan.

Atau ketika dialog kedua sosok itu membicarakan tentang bagaimana usaha mereka untuk memahami satu sama lain sekaligus bagaimana sebenarnya mereka melukai satu sama lain. Bagaimana si lelaki menginginkan anak perempuan untuk memahami istrinya, tetapi selalu membunuhnya jika yang lahir adalah anak lelaki. Dan hal sama dilakukan si perempuan untuk memahami si lelaki, tetapi akan membunuhnya jika yang lahir adalah anak perempuan.

Pementasan Naskah Mengeja Kabut Karya Meong Purwanto

“Ranjang karena benih manusia berasal dari situ. Dan dari situ juga manusia menentukan bagaimana sifat-sifat yang akan ditanamkan pada anak-anak mereka,” ucap Basuki ketika menjelaskan kenapa dia lebih senang menggunakan simbol ranjang dalam lakon “Mengeja Kabut“.

“Paragraf Dalam Hujan” dan “Mengeja Kabut” karya Meong Purwanto dan sutradara Basuki Monyos masih akan dipentaskan malam ini. Jika anda tertarik untuk membaca simbol-simbol hubungan manusia Teater Tesa, pentas akan dimulai pada jam 8:00 malam di Sanggar Teater Tesa FSSR UNS dengan harga tiket Rp 8.000.

Filed Under: Seni dan Pertunjukan Tagged With: Pentas Teater, Pertunjukan Teater, Teater

About Wawan Surajah

Memulai dari berita yang kecil, yang bisa menggelitik ketertarikan orang.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Produk Terbaik

New Arrival

Kategori

  • Agenda Kota Solo
  • Fashion
  • Film
  • Fotografi
  • Komunikasi
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Model Rumah
  • Musik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Seni dan Pertunjukan
  • Teknologi
  • Tradisi dan Budaya
  • Uncategorized
  • Wisata
  • Wisata Boyolali
  • Wisata Karanganyar
  • Wisata Klaten
  • Wisata Solo
  • Wisata Sragen
  • Wisata Sukoharjo
  • Wisata Wonogiri

Komunitas Chic:ID

Copyright © 2016 · Magazine Pro Theme on Genesis Framework · WordPress · Log in

My location
Print  Close