• Home
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Twitter
  • Facebook
  • RSS

CHIC:ID

Nikmati Siklus Hidupmu

  • Wisata
  • Tradisi dan Budaya
  • Agenda Acara Kota Solo
  • Seni dan Pertunjukan
  • Fotografi
  • Musik
Beranda - Seni dan Pertunjukan - Solo Kota Pertunjukan, Kota Solo Kota Tari

Solo Kota Pertunjukan, Kota Solo Kota Tari

February 7, 2013 by Wawan Surajah Leave a Comment

Masih teringat saya akan ucapan Direktur Erasmus Huis, Paul Peters, saat membuka sebuah pertunjukan tari di atas panggung Teater Besar ISI Surakarta pada awal tahun 2012. Malam itu dia mengatakan, “Pertunjukan ini adalah awal dari sebuah hubungan panjang dalam bentuk kesenian seperti tari, karena kota Solo kota tari.”

Solo adalah pusat kebudayaan Jawa dengan keraton sebagai pusatnya. Akan tetapi saat ini di luar tembok keraton telah banyak berdiri berbagai institusi yang bergerak dan memunculkan diri sebagai penggagas dan pemerhati kesenian termasuk seni tari.

Tidak hanya institusi pendidikan saja, di luar itu masih banyak juga kelompok-kelompok hingga perorangan yang berdiri mengusung kesenian ini. Bahkan mereka lebih aktif dan lebih rutin daripada keraton sendiri.

Berikut adalah beberapa penampilan para penari yang pernah mengadakan pertunjukan sepanjang tahun 2012 (yang pernah kami liput) dan 2013 di Kota Solo, Kota Tari.

Awal Februari 2012 tepatnya pada 16 Februari 2012 koreografer Harijono Roebana dan Andrea Leine menggelar pertunjukan tari “Ghost Track” di Solo. Pertunjukan tari kontemporer ini merupakan bagian dari tur keliling Indonesia. Karya tari kontemporer ini menggabungkan bentuk gerak Timur dan Barat dengan penari dari Indonesia dan Belanda.

Pada 6 April 2012 secara resmi pergelaran rutin Sendratari Ramayana Balekambang diresmikan. Setelah malam itu pergelaran rutin tiap malam Jum’at bulan purnama ini menjadi wadah pertunjukan sanggar-sanggar seni di Solo mementaskan epos Ramayana.

Pada tanggal 7 – 9 April 2012 Universitas Sebelas Maret bekerjasama dengan Kertagama Foundation, ISI Surakarta, dan SRITEX Solo menggelar Festival Seni Tayub Nusantara 2012. Pertunjukan Tayub dari berbagai daerah digelar di Pendopo ISI Surakarta saat itu dan salah satu yang ikut berjoget adalah Rektor ISI Surakarta, Prof. Dr. T. Slamet Suparno, S.Kar., M.S..

Eko Supriyanto dalam kegiatan Nemlikuran, 26 April 2012, di SMK Negeri 8 Surakarta mementaskan karya tari kontemporer berjudul “Flame On You” dengan dukungan dari Goethe Institut.

Seperti sebuah pengukuhan bahwa Solo adalah Kota Tari di Indonesia, sebuah kegiatan seni budaya digelar di Solo dengan nama Solo Menari. Kegiatan ini berlangsung pada 29 April 2012 bersamaan juga dengan peringatan Hari Menari Dunia. Selama 24 jam pertunjukan tari digelar di berbagai tempat di Kota Solo dan berpusat di kampus ISI Surakarta. Dalam kegiatan ini puluhan kelompok seni ikut berpartisipasi, tidak hanya dari Jawa Tengah saja tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia.

11 - 12 Mai 2012 Pura Mangkunegaran kembali menggelar pergelaran “Mangkunegaran Performing Art 2012”. Beberapa koleksi tari asli Mangkunegaran dipentaskan dalam pergelaran ini dan ditonton oleh ribuan pasang mata selama dua hari.

Jum’at, 18 Mei 2012, Festival Dolanan 3 dibuka di Plaza Sriwedari. Dalam festival ini tidak sedikit anak-anak yang tergabung dalam sanggar seni menampilkan ketrampilan mereka dalam menari.

Pada Mei kembali lagi satu kelompok tari dari Belanda, Introdans, hadir di Kota Solo membawakan karya “Celebration” dalam rangka perayaan ulang tahun mereka. Kelompok ini berbeda dengan kelompok-kelompok sebelumnya karena mereka adalah para penari ballet. Pertunjukan mereka digelar selama dua hari di Teater Besar ISI Surakarta dan dipadati penonton dan juga fotografer.

Bersamaan dengan pertunjukan Introdans, di Pendopo Agung Taman Budaya Jawa Tengah digelar Pergelaran Tari Rakyat Jawa Tengah. Digelar dari 28 - 30 Mei 2012, pergelaran ini menampilkan berbagai kesenian tari di wilayah jawa Tengah.

Tidak hanya kegiatan rutin Nemlikuran di SMK Negeri 8 Surakarta saja kita bisa menikmati keindahan seni tari di Kota Surakarta. Di Wisma Seni Taman Budaya Jawa Tengah ada kegiatan rutin bernama “Tidak Sekedar Tari”. Kegiatan ini adalah wadah bagi seniman menampilkan karya mereka yang dalam segi bentuk adalah karya kontemporer.

September dianggap sebagai bulan paling spektakuler selama 2012. Sebuah pertunjukan besar digelar di Lapangan Pamedan, Puro Mangkunegaran, selama 8 - 10 September 2012. Kisah asmara Raden Mas Said dengan Rubiyah diangkat dalam sendratari berjudul “Matah Ati”.

Andrea K Schlehwein, koreografer asal Austria bersama kelompok tari Netzwerk Aks memilih Solo sebagai salah satu lokasi yang dia singgahi. Di kota ini dia menggelar pentas kecil bersama dengan seniman dan penari lokal pada 6 November 2012.

Masih di bulan yang sama, seorang lagi koreografer wanita yang kali ini datang dari negeri sendiri, Dwi Windarti, mementaskan karya tari kontemporer “Women On” di gedung pertunjukan Teater Arena Taman Budaya Jawa Tengah pada 16 - 17 November 2012.

Festival Seni Pertunjukan Tradisional Indonesia 2012 menampilkan berbagai kesenian dari Indonesia di Pendopo Agung Taman Budaya Jawa Tengah dari 24 - 27 November 2012.

Boby Ari Setiawan, koreografer muda dari Kota Solo pada 3 Desember 2012 membawakan karya terbarunya berjudul “Aksara Tubuh” ke hadapan penonont di Teater Arena Taman Budaya Jawa Tengah. Sebelumnya, karya tari kontemporer yang terilhami dari aksara Jawa ini dipentaskan di Malaysia.

Pertunjukan tari yang terakhir dan paling hangat adalah pertunjukan tari kolaborasi tiga koreografer Asia Tenggara persembahan Goethe Institut di Teater BEsar ISI Surakarta. Dalam pertunjukan ini, koreografer Solo, Eko Supriyanto, menampilkan karyanya sebagai penutup pertunjukan.

Filed Under: Seni dan Pertunjukan Tagged With: Eko Supriyanto, Kota Solo, pertunjukan tari, Surakarta, Wisata Solo

About Wawan Surajah

Memulai dari berita yang kecil, yang bisa menggelitik ketertarikan orang.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Produk Terbaik

New Arrival

Kategori

  • Agenda Kota Solo
  • Fashion
  • Film
  • Fotografi
  • Komunikasi
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Model Rumah
  • Musik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Seni dan Pertunjukan
  • Teknologi
  • Tradisi dan Budaya
  • Uncategorized
  • Wisata
  • Wisata Boyolali
  • Wisata Karanganyar
  • Wisata Klaten
  • Wisata Solo
  • Wisata Sragen
  • Wisata Sukoharjo
  • Wisata Wonogiri

Komunitas Chic:ID

Copyright © 2017 · Magazine Pro Theme on Genesis Framework · WordPress · Log in