Perayaan World Dance Day 2013 (Hari Tari Dunia 2013), Solo Menari 24 Jam, di kota Solo mulai terasa sangat meriah siang tadi (29/04/2013) sejak dimulai pagi di lingkungan ISI Surakarta. Salah satu titik yang dipadati warga Solo adalah panggung di depan gedung baru Bank Indonesia (BI) di Jalan Jendral Sudirman. Di lokasi itu, setidaknya 350 penari bersama Wakil Walikota Solo, Achmad Purnomo, ikut membawakan Tari Budhalan.
Tari Budhalan yang merupakan tari pertanda majunya kota Solo bersama karya seni tari dibawakan oleh setidaknya 350 penari. Para penari tarian massal Budhalan itu berasal dari beberapa sanggar seni seperti Sanggar Suryo Sumirat, Sanggar Sarwi Budaya, Sanggar Semarak Chandra Kirana, Sanggar Kridho, Sanggar Arlang dan Sanggar Meta Budaya.
Sebanyak 350 penari dengan kostum berwarna-warni membawa berbagai jenis senjata aksesoris yang berbeda. Barisan ratusan penari tadi memanjang di sepanjang Jalan Jendral Sudirman, tepatnya dari depan Bank Bukopin hingga depan Balaikota Surakarta.
Di tengah tarian mereka, ratusan penari dari berbagai usia itu berbaris membentuk koridor. Tak lama berselang rombongan Wakil Walikota Solo, Achmad Purnomo, yang mengenakan kostum Batara Kresna, diiringi rombongan pembawa 13 wayang suket raksasa berjalan beriringan di tengah koridor penari dan berhenti di depan gedung BI.
Sesampainya di panggung utama, Wakil Walikota “baru” kota Solo itu membacakan geguritan yang mengajak semua orang untuk mencintai seni tari. Begitu selesai dengan geguritannya, Achmad Purnomo masuk untuk ikut menari bersama dengan ratusan penari sebelum akhirnya kembali berjalan kembali memasuki Balikota dengan menari.
Ratusan penari yang tadinya bergerak seirama dalam tarian kemudian membentuk barisan rapi mengikuti rombongan Wakil Walikota hingga kembali memasuki kompleks Balaikota. Masuknya rombongan ke dalam Balaikota menandai berakhirnya Tari Budhalan yang berlangsung tidak lebih dari satu jam.
Puncak kegiatan Solo Menari 2013 dipusatkan di lingkungan kampus ISI Surakarta. Bagi anda yang tertarik dengan kegiatan ini, anda dapat mendatangi kampus ISI Surakarta atau Gedung Wayang Orang Sriwedari (GWO).
Di GWO, pertunjukan tari memeriahkan Solo Menari 24 Jam akan dibuka dari jam 7 malam hingga jam 11 malam. Sementara di kampus ISI Surakarta, puluhan kelompok tari dari berbagai daerah di Indonesia akan tampil dari jam 7 malam hingga jam 11 malam. Selain itu di kampus ISI Surakarta juga akan ada pemutaran film dan juga aksi penari senior, Wahyu Santoso Prabowo, yang akan menari selama 24 jam non-stop.



Leave a Reply